BAB I
PENDAHULUAN
- Latar belakang
Dalam perkembanganya istilah pendidikan berarti
bimbingan atau pertolongan yang diberikan dengan sengaja kepada anak didik oleh
orang dewasa agar ia menjadi dewasa, pendidikan juga berarti usaha yang
dijalankan oleh seseorang atau kelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau
sekelompol orang agar menjadi dewasa atau encapai tingkat hidup dengan
penghidupan yang lebih tinggi dalam arti mental.
- Rumusan masalah
a.
Apakah pengertian dari pendidikan
islam itu ?
b.
Mengapa kita perlu mempelajari
nya ?
c.
Apa mampaat bagi diri pribadi dan
orang lain ?
BAB II
PEMBAHASAN
KONSEP DASAR PENDIDIKAN ISLAM
A. PENGERTIAN PENDIDIKAN ILMU ISLAM
1. Tinjauan Etimologi
Dalam al-Qur’an tidak ditemukan
kata al-tarbiyat, namun terdapat
istilah lain seakar dengannya, yaitu al-rabb
,
rabbayani, murabby, yurby dan rabbany.
Sedangkan dalam hadis hanya ditemukan kata rabbany. Menurut Abdul Mujib masing-masing tersebu sebenarnya
memiliki kesamaan makna, walaupun dalam konteks tertentu memiliki perbedaan.3)
Menurut Abdul A’la al-maududi kata rabbun (ﺮﺏ ) terdiri Dri dua
huruf ”ra” dan “ba” tasyidid yang
merupakan pecahan dari kata tarbiyah yang
berarti “pendidikan, pengasuhan, dan sebagainya. Selain itu kata ini mencakup
banya arti seperti “kekuasaan, perlengkapan pertanggung jawaban, perbaikan,
penyempurnaan, dan lain-lain. Kata ini juga merupakan predikat bagi suatu
kebesaran, keagungan, kekuasaan, dan kepemimpinan.5)
Istilah lain dari pendidikan adalah
Ta’lim, merupakan masdar dari kata ‘allama yang berarti pengajaran yang bersifat pemberian atau
penyampaian pengertian, pengetahuan, dan keterampilan.
Penunjukan kata ta’li pada pengertian pendidikan, sesuai dengan firan Allah
SWT :
Artinya : “Dan Dia mengerjakan (‘allama ) kepada Adam
nama-nama (benda-benda seluruhnya), kemudian mengemukakannya kepada para
malaikat lalu berfirman : “Sebutkanlah kepada-ku nama benda-benda itu jika kamu
memang orang-orang benar”. (Q.S. Al-Bagarah ayat 31)
Berdasarkan pengertian yang
ditawarkan dari kata ta’li dan ayat
diatas, terlihat pengertian pendidikan yang dimaksug mengandung makna yang
terlalu sempit. Pengertian ta’lim hanya
sebatas proses pentransperan seperangkat nilai antar manusia. Ia hanya dituntut
untuk menguasai
nilai yang ditransfer secara kognitif dan fsikomotorik, akan tetapi tidak
dituntut pada domain efektif.6) Ia sekedar memberi tahu atau memberi
pengetahuan, tidak mengandung arti pembinaan kepribadian, karena sedikit sekali
kemungkinan kearah pembentukan kpribaidian yang disebabkan pemberian pengetahuan.7)
Istilah
ta’dib , menurut kamus Bahasa Arab “Al-Mu’jam al-Wasith” biasa diterjemahkan
dengan “pelatihan atau pembiasaan” mempunyai kata dan makna dasar sebagai
berikut:
1)
Ta’dib berasal dari kata
dasar “adaba-ya’dabu” yang berarti
melatih, untuk berprilaku yang baik
2)
Ta’dib
berasal dari kata “adaba ya’dibu”yang berarti mengadakan pesta penjamuan yang berarti
berbuat dan ber prilaku sopan.
2.Tinjauan
Terminologi
a.
Tarbiyah
Al-Abrasyi memberikan pengertian bahwa tarbiyah
adalah mempersiapkan manusia supaya hidup dengan sempurna dan bahagia,
mencintai tanah air, tegap jasmaninya, sempurna budi pekertinya (akhlaknya),
teratur pikiranya, halus prasaannya, mahir dalam pekerjaan nya, manis tutur
katanya baik lisan maupun tulisan.
b.
Ta’lim
Menurut Rasyid Ridha adalah proses tranmisi berbagai
ilmu pengetahuan pada jiwa induvidu tanpa adanya batasan dan ketentuan
tertentu. Pemaknaan ini didasarkan atas Q.S. al-Bagarah ayat 31 tentang allama Tuhan kepada Adam As.12)
c.
Ta’dib
Menurut Al-naquib al-Attas, al-ta’dib adalah
pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang tepat dari segala sesuatu yang
didalam tatanan penciptaan sedemikian rupa, sehingga membimbing kearah
pengenalan dan pengakuan kekuasaan dan keagungan tuhan didalam tatanan wujud
dan keberadaanya.
B.BATASAN
PENGERTIAN PENDIDIKAN ISLAM
1. Batasan yang luas
Pendidikan dalam
arti luas adalah segala pengalaman belajar yang dilalui oleh pesreta didik dengan
segala lingkungan dan sepanjang hayat. Pada hakekatnya kehidupan mengandung
unsure pendidikan karna adanya interaksi pada lingkungan, dan dengan siapapun.
Pendidikan dalam
arti luas ini belum mempunyai system. Sebagai pendidik tentu saja memiliki
tanggung jawab yang besar dalam memberikan warna islamipada lingkungannya.
2. Batasan yang sempit
Adalah proses
pembelajaran yang dilaksanakan dilembaga pendidikan formal (madrasah/ sekolah )
dalam batasan sempit ini pendidikan islam muncul dalam bentuk system yang
lengkap.
3. Batasan yang luas terbatas
Adalah usaha
sadar yang dilakukan oleh keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah melalui
kegiatan bimbingan pengajaran dan latihan yang di selenggarakan dilembaga
pendidikan formal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar