Senin, 08 Juni 2015

KONSEP DASAR PENDIDIKAN ISLAM

BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar belakang
Dalam perkembanganya istilah pendidikan berarti bimbingan atau pertolongan yang diberikan dengan sengaja kepada anak didik oleh orang dewasa agar ia menjadi dewasa, pendidikan juga berarti usaha yang dijalankan oleh seseorang atau kelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau sekelompol orang agar menjadi dewasa atau encapai tingkat hidup dengan penghidupan yang lebih tinggi dalam arti mental.

  1. Rumusan masalah
a.       Apakah pengertian dari pendidikan islam itu ?
b.      Mengapa kita perlu mempelajari nya ?
c.       Apa mampaat bagi diri pribadi dan orang lain ?










BAB II
PEMBAHASAN
KONSEP DASAR PENDIDIKAN ISLAM

A.     PENGERTIAN PENDIDIKAN ILMU ISLAM

1.      Tinjauan Etimologi
Dalam al-Qur’an tidak ditemukan kata al-tarbiyat, namun terdapat istilah lain seakar dengannya, yaitu al-rabb  , rabbayani, murabby, yurby dan rabbany. Sedangkan dalam hadis hanya ditemukan kata rabbany. Menurut Abdul Mujib masing-masing tersebu sebenarnya memiliki kesamaan makna, walaupun dalam konteks tertentu memiliki perbedaan.3)
Menurut Abdul A’la al-maududi kata rabbun (ﺮﺏ ) terdiri Dri dua huruf ”ra” dan “ba” tasyidid yang merupakan pecahan dari kata tarbiyah yang berarti “pendidikan, pengasuhan, dan sebagainya. Selain itu kata ini mencakup banya arti seperti “kekuasaan, perlengkapan pertanggung jawaban, perbaikan, penyempurnaan, dan lain-lain. Kata ini juga merupakan predikat bagi suatu kebesaran, keagungan, kekuasaan, dan kepemimpinan.5)
Istilah lain dari pendidikan adalah Ta’lim, merupakan masdar dari kata ‘allama yang berarti pengajaran yang bersifat pemberian atau penyampaian pengertian, pengetahuan, dan keterampilan.
                        Penunjukan kata ta’li pada pengertian pendidikan, sesuai dengan firan    Allah SWT :
Artinya : “Dan  Dia mengerjakan (‘allama ) kepada Adam nama-nama (benda-benda seluruhnya), kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman : “Sebutkanlah kepada-ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang benar”. (Q.S. Al-Bagarah ayat 31)


Berdasarkan pengertian yang ditawarkan dari kata ta’li dan ayat diatas, terlihat pengertian pendidikan yang dimaksug mengandung makna yang terlalu sempit. Pengertian ta’lim hanya sebatas proses pentransperan seperangkat nilai antar manusia. Ia hanya dituntut untuk menguasai nilai yang ditransfer secara kognitif dan fsikomotorik, akan tetapi tidak dituntut pada domain efektif.6)  Ia sekedar memberi tahu atau memberi pengetahuan, tidak mengandung arti pembinaan kepribadian, karena sedikit sekali kemungkinan kearah pembentukan kpribaidian yang disebabkan pemberian pengetahuan.7)
Istilah ta’dib , menurut kamus Bahasa Arab “Al-Mu’jam al-Wasith” biasa diterjemahkan dengan “pelatihan atau pembiasaan” mempunyai kata dan makna dasar sebagai berikut:
1)      Ta’dib berasal dari kata dasar “adaba-ya’dabu” yang berarti melatih, untuk berprilaku yang baik
2)      Ta’dib berasal dari kata “adaba ya’dibu”yang berarti mengadakan pesta penjamuan yang berarti berbuat dan ber prilaku sopan.

2.Tinjauan Terminologi

a.       Tarbiyah
Al-Abrasyi memberikan pengertian bahwa tarbiyah adalah mempersiapkan manusia supaya hidup dengan sempurna dan bahagia, mencintai tanah air, tegap jasmaninya, sempurna budi pekertinya (akhlaknya), teratur pikiranya, halus prasaannya, mahir dalam pekerjaan nya, manis tutur katanya baik lisan maupun tulisan.
b.      Ta’lim
Menurut Rasyid Ridha adalah proses tranmisi berbagai ilmu pengetahuan pada jiwa induvidu tanpa adanya batasan dan ketentuan tertentu. Pemaknaan ini didasarkan atas Q.S. al-Bagarah ayat 31 tentang allama Tuhan kepada Adam As.12)
c.       Ta’dib
Menurut Al-naquib al-Attas, al-ta’dib adalah pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang tepat dari segala sesuatu yang didalam tatanan penciptaan sedemikian rupa, sehingga membimbing kearah pengenalan dan pengakuan kekuasaan dan keagungan tuhan didalam tatanan wujud dan keberadaanya.

B.BATASAN PENGERTIAN PENDIDIKAN ISLAM

1.      Batasan yang luas
Pendidikan dalam arti luas adalah segala pengalaman belajar yang dilalui oleh pesreta didik dengan segala lingkungan dan sepanjang hayat. Pada hakekatnya kehidupan mengandung unsure pendidikan karna adanya interaksi pada lingkungan, dan dengan siapapun.
Pendidikan dalam arti luas ini belum mempunyai system. Sebagai pendidik tentu saja memiliki tanggung jawab yang besar dalam memberikan warna islamipada lingkungannya.
2.      Batasan yang sempit
Adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan dilembaga pendidikan formal (madrasah/ sekolah ) dalam batasan sempit ini pendidikan islam muncul dalam bentuk system yang lengkap.
3.      Batasan yang luas terbatas
Adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan pengajaran dan latihan yang di selenggarakan dilembaga pendidikan formal.



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar