Minggu, 18 Januari 2015

PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA

MAKALAH ILMU PENDIDIKAN

PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA

Dosen Pengampu : Erda Heryanti. S.Ag. M.Pd.I


           











Disusun oleh :  kelompok I
1.      Abdul latip
      T.PAI.I.2012.08
2.      Rosmita
      T.PAI.I.2012.0

Local : B
JURUSAN TARBIYAH

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM

SYEKH MAULANA QORI BANGKO

TAHUN 2012- 2013


KATA PENGANTAR


         Puji syukur kita panjat kan kehadirat allah SWT  yang  telah menganugrahi kita   sebuah ni’mat sehingga kami  dapat   menyelesai kan makalah ini , dengan semampu yang kami bisa ,         
       Sholawat dan salam  juga tak henti- henti nya kita kirim kan buat junjungan alam baginda rosul SAW.  Ssholawat nya yang berlapas :


اللهم صلى على سيدنا محمد                                     "                 وعلى ال سيدنا محمد"   

       Penulis meyadari bahwa makalah ini banyak memeliki kekurangan  baik dalam segi isi maupun dalam segi penulisan makalah. Namun inilah karya ilmiah yang kami persembah kan buat  almamateryang tercinta STAI SMQ BANGKO.


           
                                                    









DATAR ISI



Halman judul …………………………………………………………………………………………………….i
kata pengantar …..……………………………………………………………………………………………..ii
Daftar isi …………………………………………………………………………………………………..……………iii

BAB.I. PENDAHULUAN………………………………………………………………………….I
A.      Latar belakang masalah………..…………………………………………….……………..….I
B.      Rumusan masalah  ……………………………………………………….……………………….I

BAB.II. PEMBAHASAN …………………………………………………….………………..…2
            A.pengertian ilmu pendidikan ………………………………………………...…………...….…3
              B.ciri-ciri nad thobi’I ………………………………………………………….…………...……..….4


BAB.III. PENUTUP………………………………………………………….….….……….…....4
            A.kesimpulan……………………………………………………………………….……………….…….5
             B. kritik dan saran……………………………………………………………………….………..….…6


Daftar pustaka…………………………………………………………………….......................………….7






BAB I
PENDAHULUAN


A.       Latar belakang
Manusia hidup tak luput dari yang namanya pendidikan, karna pendidikan ini adalah merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan manusia untuk menjalani proses kehidupan, Dengen demikian pendidikan sudah menjadi lumrah bagi manusia untuk selalu belajar dan terus belajar.
Sebelumkita mengenal lebih jauh tentang pendidikan ada lebih baiknya kita mengetahui tentang pengertian ilmu pendidikan dan rung lingkupnya.

B.        Rumusan Masalah
Untuk lebih jelasnya berikut ini kami dari kelompok II, akan menguraikan dari mata kuliah “Ilmu Pendidikan” dengan pembahasan sebagai berikut:
1.        Pengertian Ilmu pendidikan
2.        Ruang lingkup ilmu pendidikan
Demikianlah makalah qiroa’t al- quran ini kami buat dan sekiranya ada kekurangan yang terdapat dalam makalah ini kami mohon maaf dan kami siap menerima kritikan sehat yang sifatnya membangun dari pembaca untuk menyempurnakan makalah ini


BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian Ilmu Pendidikan
Menurut redja mudyahardjo ( 2001:3) Secara luas, pendidikan adalah hidup. Pendidikan adlah segala  pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Pendidikan adalah segala situasi hidup yang mempengaruhi individu.
Sedangkan secara sempit , pendidikan adalah sekolah. Pendidikan adalah pengajran yang diselenggarakan disekolah sebagai pendidkan formal. Pendidikan adalah segala pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak dan remaja yang diserah kan kepada nya agar mempunyai kemampuan yang sepurna dan kesadaran yang penuh terhadap hubungan- hubungan dan tugas- tugas sosial mereka.
Menurut Umar tartarahardja dan lalusa Pendidikan, seperti sipat sasaran nya yaitu manusia, mengandung banyak aspek dan sipat nya yang sangat kompleks . oleh karna itu bliyau mengkemukakan  beberapa batassan pendidikan yang berbeda berdasar kan pungsi nya (Tirtarahardja  dan lasula,200:36)
Pendidikan juga bisa di sebut sebagai proses transformasi budaya sebagai, pendidikan diartikan sebagai bagian atau pristiwa budaya dari satu generai ke generasi yang lain, seperti bayi lahir sudah berada di dalam suatu lingkungan budaya tertentu. Didalam lingkungan masyarakat dimana seorang bayi dilahirkan telah terdapat kebiasaan – kebiasan tertentu seperti yang dikehendaki oleh masyarakat. Hal- hal tersebuut meliputi banyak hal seperti bahasa ,cara menerima tamu , dan seterus nya
a.       pendidikan sebagai proses pembentukan pribadi
sebagai proses pembentukan pribadi , pendidikan diartikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuk nya kepribadian didik
b.      pendidikan sebagai proses penyiapan warga Negara
pendidikan sebagai proses penyiapan warga Negara, diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga neagara yang baik. Tentu saja istilah baik disini bersipat relative, tergantung kepada tujuan nasional darimasing-masing bangsa oleh karena masing-masing mempunyai Falsapah hidup yang berbada-beda.
c.       Pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan atau membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk kerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon keluaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehiupan manusia.
Bekerja menjadi peniopang hidup seseorang dan keluarga sehingga tidak tergantung dan  mengganggu orang lain, Melalui kegiatan bekerjaseseorang mendapat kepuasan, bukan saja karena menerima imbalan melaiankan juga karena seseorang dapat memberikan sesustu kepda orang lain ( jasa ataupun benda ) bergaul, berekreasi, dan bersibuk diri. Kepberadaan hal tersebut menjadi jelas bila kita melihat hal yang sebaliknya, yaitu mengganggur adalah musuh kehidupan.

Ilmu pendidikan  adalah ilmu yang membicara kan  masalah – masalah yang berkaitandengan persoalan pendidikan, atau  ilmu yang mempersoal kan pendidikan  dan kegiatan pendidikan istilah edosation  dalam bahasa inggris  yang beresal dari  bahasa latin edusare  yang arti nya  memasuk kan sesuatu ,barang kali memasuk kan ilmu dalam  kepala orang. dalam bahasa arab ada beberapa  istilah yang  biasa digunakan dalam pengertian pendidikan, diantara nya ta’lim, sesui dengan pirman alloh dalam alquran:  

zN¯=tæur tPyŠ#uä uä!$oÿôœF{$# $yg¯=ä. §NèO öNåkyÎztä n?tã Ïps3Í´¯»n=yJø9$# tA$s)sù ÎTqä«Î6/Rr& Ïä!$yJór'Î/ ÏäIwàs¯»yd bÎ) öNçFZä. tûüÏ%Ï»|¹ ÇÌÊÈ
Artinya : Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, Kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" (Q.S. Al-Baqarah : 31)

Kata pendidikan sering kali diartikan dalam kehidupan sehari-hari dengan lembaga pendidikan dan adakah diarti kan dengan hasil pendidikan” . menurut   dictionary   of   education:  pendidikan diartikan ,proses sosial yang dinamai orang- orang   atau anak dipengaruhi dengan lingkungan yang { sengaja} dipilih dan dikendali kan {misal nya oleh guru disekolah } sehingga mereka  memperoleh kemampuan- kemampuan  social dan  per kembangan indipidu yang 0ktimal. Sedang kan menurut: KI.  hajar dewantara ,  mendidik adalah menuntut segala kekuatan kudrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sbgai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi –tinggi  nya.
Secara  garis besar metode  pengajaran dafat diklarafikasikan menjadi dua bagian yakni
1.          metode  mengajarkan konvensional . yaitu metode mengajar yang lazim dipakai oleh guru atau sering disebut metode trdisional . berikut ini beberapa metode mengajar konvensional , antara lain ; metode ceramah ,  tehnik penyampaian pesan pengajaran yang sudah lazim dipakai  oleh guru sekolah . ceramah diartikan sebagai suatu sara penyampaian bahan secara lisan oleh guru di muka kelas . metode diskusi , suatu cara mempelajari materi pelajaran dengan memperdapatkan masalah yang timbul dan saling mengadu argumentasi secara rasional dan ofjektip.
 metode Tanya jawab , penyampaian pesan pengajaran denga cara mengajukan pertanyaan –pertanyaan atau sebaliknya siswa diberi kesempatan bertanya guru yang menjawab pertanyaan. Metode demontrasi  dan eksperimen , salah satu tehnik mengajar yang dilakukan oleh seorang guru atau orang lain yang dengan sengaja diminta atau siswa sendiri yang ditunjukkan untuk memperlihatkan kepada kelas tentang suatu proses cara melakukan sesuatu.
2.          metode mengajar  inkonvensional
yaitu suatu tehnik mengajar yang baru berkembang dan belum lazim diguna kan secara umum, seperti metode mengajar modul  dan pengajaran berprogram.

B.      Ruang lingkup ilmu pendidikan
Pandangan para ahli ilmu pendidikan tentang ruang lingkup ilmu pendidikan mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan dari ilmu pengetahuan dan sesuai dengan perkembangan dari sosial budaya. Pendidikan sebagai ilmu mempunyai ruang lingkup yang sangat luas, karena didalamnya banyak segi-segi atau pihak-pihak yang ikut terlibat baik langsung maupun tidak langsung.
Ada pun segi-segi dan pihak-pihak yang terlibat dalam pendidikan sekaligus menjadi ruang lingkup pendidikan adalah sebagai berikut :
1.      Pendidik
pendidik adalah orang yang disiapkan dengan sengaja untuk menjadi guru atau dosen. Kesua jenis pendidik ini diberi pelajaran tentang pendidikan dalam waktu relatif lama agar  mereka mnguasai ilmu dan terampil melaksanakannya dilapangan(Pidarta, 1997:264)
pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan secara sadar terhadap terhdap perkembangan keprebadian dan kemampuan si terdidik baik jasmani maupun rohani agar mampu berdiri sendirimemenuhi tugas nya sebagai mahluk tuhan, makhluk individu dan makhluk sosial. Mendidik disini juga dalam artian seluruh kegiatan, tindakan atau perbuatan dan sikap yang dilakukan oleh pendidik sewaktu menghadapi atau mengasuh anak didik, atau dengan istilah lain yaitu sikap atau tindakan menuntun, membimbing, memberikan pertolongan dari seorang pendidik kepada anak didik untuk menuju ketujuan pendidikan.
2.      Anak didik/peserta didik
Fungsinya ialah belajar diharapkan peserta didik mengalami perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan dan sistim pendidikan.
3.      Tujuan dan prioritas
Fungsinya mengarahkan keguatan sistem. Hal ini merupakan informasi tentang apa yang hendak dicapai oleh sistem pendidikan dan urutan pelaksanaannya.
4.      Manajemen atau pengelolaan
Fungsinya mengkordinasikan, mengarahkan dan menilai sistem pendidikan komponen ini bersumber pada sistem nilai dan cita-cita juga merupakan informasi tentang pola kepemimpinan dalam sistempendidikan.
5.      Struktur dan jadwal waktu
Fungsinya mengatur pembagian waktu dan kegiatan.
6.      Isi dan bahan pengajaran
Fungsinya untuk mengembangkan luas dan dalamnya bahan pelajaran yang harus dikuasai peserta didik. Juga mengarahkan dan mempolakan kegiatan-kegiatan dalam proses pendidikan.
7.      Alat pendidikan/alat bantu belajar
Yaitu alat yang digunakan selama melaksanakan pendidikan agar tujuan pendidikan tersebut lebih berhasil. Alat bantu belajar fungsinya untuk memungkinkan terjadikan yang lebih menarik dan lebih bervariasi.
8.      Fasilitas
Fungsinya untuk tempat terselenggaranya proses pendidikan.
9.      Teknologi
Fungsinya memperlancar dan meningkatkan hasil guna proses pendidikan. Yang dimaksud dengan teknologi ialah semua teknik yang digunakan sehingga sistem pendidikan berjalan dengan efektif dan efisien.
10.  Pengawasan mutu
Fungsinya membina peraturan-peraturan dan standar pendidikan.
11.  Penelitian
Fungsinya untuk memperbaiki dan ilmu pengetahuan dan penampilan sistem pendidikan.
12.  Biaya
Fungsinya melancarkan proses pendidikan dan mengajar petunjuk tentang tingkat efisiensi sistem pendidikan.
Ilmu yang membicara kan sebagaimana tehnik menyaji kan bahan pelajaran terhadap siswa/i agar tercapai suatu tujuan yang telah ditetap kan  secara epektif dan epesien bila mana dikait kan dengan pengajaran agama islam yang harus di sampai kan kepada siswa/i di sekolah atau  madrasah.
Maka batas nya terletak pada metode atau tehnik apakah yang lebih cocok diguna kan dalam menyampai kan materi agama tersebut,dan prinsip- prinsip  pengajaran bagaimana kan yang seharus nya diterapkan oleh seseorang guru dalam kegiatan belajar mengajar,hal tersebut tentu berkaitan erat dengan metodik khusus dan umum disamping memperhati kan prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam pengajaran agama secara umum, juga paktor- paktor seperti :tingkatan sekolah karakteristik siswa/i, latar belakang social  dan pendidikan anakyang perlu  sangat di pertimbang kan .


















BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Dari penjelasan dalam makalah ini dapat kami beri kesimpulan bahwa pengartian ilmu pendidika adalah uasaha yang sadar, teratur dan sistematis didalam memberikan bimbingan atau bantuan kepada orang lain yang sedang berproses menuju kedewasaan.
Adapun ruang lingkup ilmu pendidikan adalah Pendidik, Anak didik/peserta didik, Tujuan dan prioritas, Manajemen atau pengelolaan, Struktur dan jadwal waktu, Isi dan bahan pengajaran, Alat pendidikan/alat bantu belajar, Fasilitas, Teknologi, Pengawasan mutu, Penelitian dan Biaya.

B.     Kritik dan saran
Didalam penulisan makalah ini tentu kiranya banyak terdapat kesalahan,baik dalam tata penulisan maupun pembahasan.untuk itu kami sangat mengharapkan kritikan dan saran dari sahabat/sahabati yang sifatnya membangun untuk penulisan makalah selanjutnya.






DAPTAR PUSTAKA


****http: // arnimabruri.blogspot.com/2010.Pengertian dan ruang lingkup  Ilmu Pendidikan.
****Wahyudin Din, 2007, Pengantar Pendidikan, Jakarta, Grafindo
****Maunah Binti. 2009. Ilmu pendidikan. Yogyakarta. Teras komplek Polri Gowok













Tidak ada komentar:

Posting Komentar