MAKALAH ILMU PENDIDIKAN
PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA
Dosen Pengampu : Erda Heryanti. S.Ag. M.Pd.I
Disusun oleh : kelompok I
1.
Abdul latip
T.PAI.I.2012.08
2. Rosmita
T.PAI.I.2012.0
Local
: B
JURUSAN TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
SYEKH MAULANA QORI BANGKO
TAHUN 2012- 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjat kan kehadirat allah
SWT yang
telah menganugrahi kita sebuah
ni’mat sehingga kami dapat menyelesai kan makalah ini , dengan semampu
yang kami bisa ,
Sholawat dan salam juga tak
henti- henti nya kita kirim kan buat junjungan alam baginda
rosul SAW. Ssholawat nya yang berlapas :
اللهم صلى على سيدنا محمد " وعلى ال سيدنا محمد"
Penulis
meyadari bahwa makalah ini banyak memeliki kekurangan baik dalam segi isi maupun dalam segi penulisan
makalah. Namun inilah karya ilmiah yang kami persembah kan buat almamateryang tercinta STAI SMQ BANGKO.
DATAR ISI
Halman
judul …………………………………………………………………………………………………….i
kata
pengantar …..……………………………………………………………………………………………..ii
Daftar
isi …………………………………………………………………………………………………..……………iii
BAB.I.
PENDAHULUAN………………………………………………………………………….I
A. Latar
belakang masalah………..…………………………………………….……………..….I
B. Rumusan
masalah ……………………………………………………….……………………….I
BAB.II.
PEMBAHASAN …………………………………………………….………………..…2
A.pengertian
ilmu pendidikan ………………………………………………...…………...….…3
B.ciri-ciri nad thobi’I ………………………………………………………….…………...……..….4
BAB.III.
PENUTUP………………………………………………………….….….……….…....4
A.kesimpulan……………………………………………………………………….……………….…….5
B. kritik dan saran……………………………………………………………………….………..….…6
Daftar pustaka…………………………………………………………………….......................………….7
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Manusia hidup tak luput dari yang namanya pendidikan, karna pendidikan ini
adalah merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan manusia untuk menjalani
proses kehidupan, Dengen demikian pendidikan sudah menjadi lumrah bagi manusia
untuk selalu belajar dan terus belajar.
Sebelumkita mengenal lebih jauh tentang pendidikan ada lebih baiknya kita
mengetahui tentang pengertian ilmu pendidikan dan rung lingkupnya.
B.
Rumusan Masalah
Untuk lebih jelasnya
berikut ini kami dari kelompok II, akan menguraikan dari mata kuliah “Ilmu Pendidikan” dengan pembahasan sebagai berikut:
1.
Pengertian Ilmu pendidikan
2.
Ruang lingkup ilmu
pendidikan
Demikianlah makalah qiroa’t al- quran ini kami buat dan sekiranya ada
kekurangan yang terdapat dalam makalah ini kami mohon maaf dan kami siap
menerima kritikan sehat yang sifatnya membangun dari pembaca untuk menyempurnakan
makalah ini
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Ilmu Pendidikan
Menurut redja
mudyahardjo ( 2001:3) Secara
luas, pendidikan adalah hidup. Pendidikan adlah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam
segala lingkungan dan sepanjang hidup. Pendidikan adalah segala situasi hidup
yang mempengaruhi individu.
Sedangkan secara sempit , pendidikan
adalah sekolah. Pendidikan adalah pengajran yang
diselenggarakan disekolah sebagai pendidkan formal. Pendidikan adalah segala
pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak dan remaja yang diserah kan
kepada nya agar mempunyai kemampuan yang sepurna dan kesadaran yang penuh
terhadap hubungan- hubungan dan tugas- tugas sosial mereka.
Menurut Umar tartarahardja dan lalusa Pendidikan, seperti sipat sasaran nya
yaitu manusia, mengandung banyak aspek dan sipat nya yang sangat kompleks .
oleh karna itu bliyau mengkemukakan
beberapa batassan pendidikan yang berbeda berdasar kan pungsi nya
(Tirtarahardja dan lasula,200:36)
Pendidikan juga bisa di sebut sebagai proses transformasi budaya sebagai,
pendidikan diartikan sebagai bagian atau pristiwa budaya dari satu generai ke
generasi yang lain, seperti bayi lahir sudah berada di dalam suatu lingkungan
budaya tertentu. Didalam
lingkungan masyarakat dimana seorang bayi dilahirkan telah terdapat kebiasaan –
kebiasan tertentu seperti yang dikehendaki oleh masyarakat. Hal- hal tersebuut
meliputi banyak hal seperti bahasa ,cara menerima tamu , dan seterus nya
a.
pendidikan sebagai proses pembentukan pribadi
sebagai proses pembentukan pribadi ,
pendidikan diartikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik
terarah kepada terbentuk nya kepribadian didik
b.
pendidikan sebagai proses penyiapan warga Negara
pendidikan sebagai proses penyiapan
warga Negara, diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali
peserta didik agar menjadi warga neagara yang baik. Tentu saja istilah baik
disini bersipat relative, tergantung kepada tujuan nasional darimasing-masing
bangsa oleh karena masing-masing mempunyai Falsapah hidup yang berbada-beda.
c.
Pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai
kegiatan atau membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk
kerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan
kerja pada calon keluaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena
bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehiupan manusia.
Bekerja menjadi peniopang hidup seseorang dan keluarga sehingga tidak
tergantung dan mengganggu orang lain,
Melalui kegiatan bekerjaseseorang mendapat kepuasan, bukan saja karena menerima
imbalan melaiankan juga karena seseorang dapat memberikan sesustu kepda orang
lain ( jasa ataupun benda ) bergaul, berekreasi, dan bersibuk diri. Kepberadaan hal tersebut menjadi jelas bila kita melihat hal yang
sebaliknya, yaitu mengganggur adalah musuh kehidupan.
Ilmu pendidikan adalah ilmu yang membicara kan masalah – masalah yang berkaitandengan
persoalan pendidikan, atau ilmu yang
mempersoal kan pendidikan dan kegiatan
pendidikan istilah edosation dalam
bahasa inggris yang beresal dari bahasa latin edusare yang arti nya memasuk kan sesuatu ,barang kali memasuk kan
ilmu dalam kepala orang. dalam bahasa
arab ada beberapa istilah yang biasa digunakan dalam pengertian pendidikan,
diantara nya ta’lim, sesui dengan pirman alloh dalam alquran:
zN¯=tæur tPy#uä
uä!$oÿôF{$# $yg¯=ä.
§NèO öNåkyÎztä n?tã
Ïps3Í´¯»n=yJø9$# tA$s)sù
ÎTqä«Î6/Rr& Ïä!$yJór'Î/ ÏäIwàs¯»yd bÎ)
öNçFZä.
tûüÏ%Ï»|¹ ÇÌÊÈ
Artinya
: Dan
dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, Kemudian
mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah
kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang
benar!" (Q.S.
Al-Baqarah : 31)
Kata pendidikan sering kali diartikan
dalam
kehidupan sehari-hari dengan lembaga
pendidikan dan adakah diarti kan dengan hasil pendidikan” . menurut dictionary of education:
pendidikan diartikan ,proses sosial yang dinamai orang- orang atau anak dipengaruhi dengan lingkungan yang
{ sengaja} dipilih dan dikendali kan {misal nya oleh guru disekolah } sehingga
mereka memperoleh kemampuan-
kemampuan social dan per kembangan indipidu yang 0ktimal. Sedang
kan menurut: KI. hajar dewantara
, mendidik adalah menuntut segala kekuatan
kudrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sbgai anggota
masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi –tinggi nya.
Secara
garis besar metode pengajaran
dafat diklarafikasikan menjadi dua bagian yakni
1.
metode mengajarkan konvensional . yaitu metode
mengajar yang lazim dipakai oleh guru atau sering disebut metode trdisional .
berikut ini beberapa metode mengajar konvensional , antara lain ; metode
ceramah , tehnik penyampaian pesan
pengajaran yang sudah lazim dipakai oleh
guru sekolah . ceramah diartikan sebagai suatu sara penyampaian bahan secara
lisan oleh guru di muka kelas . metode diskusi , suatu cara mempelajari materi
pelajaran dengan memperdapatkan masalah yang timbul dan saling mengadu
argumentasi secara rasional dan ofjektip.
metode Tanya jawab , penyampaian
pesan pengajaran denga cara mengajukan pertanyaan –pertanyaan atau sebaliknya
siswa diberi kesempatan bertanya guru yang menjawab pertanyaan. Metode
demontrasi dan eksperimen , salah satu
tehnik mengajar yang dilakukan oleh seorang guru atau orang lain yang dengan sengaja
diminta atau siswa sendiri yang ditunjukkan untuk memperlihatkan kepada kelas
tentang suatu proses cara melakukan sesuatu.
2.
metode mengajar inkonvensional
yaitu suatu tehnik mengajar yang
baru berkembang dan belum lazim diguna kan secara umum, seperti metode mengajar
modul dan pengajaran berprogram.
B.
Ruang
lingkup ilmu pendidikan
Pandangan para ahli ilmu pendidikan tentang ruang lingkup ilmu pendidikan
mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan dari ilmu pengetahuan dan
sesuai dengan perkembangan dari sosial budaya. Pendidikan sebagai ilmu
mempunyai ruang lingkup yang sangat luas, karena didalamnya banyak segi-segi
atau pihak-pihak yang ikut terlibat baik langsung maupun tidak langsung.
Ada pun segi-segi dan pihak-pihak yang terlibat dalam pendidikan sekaligus menjadi
ruang lingkup pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Pendidik
pendidik adalah
orang yang disiapkan dengan sengaja untuk menjadi guru atau dosen. Kesua jenis
pendidik ini diberi pelajaran tentang pendidikan dalam waktu relatif lama
agar mereka mnguasai ilmu dan terampil
melaksanakannya dilapangan(Pidarta, 1997:264)
pendidik adalah
orang dewasa yang bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan secara sadar
terhadap terhdap perkembangan keprebadian dan kemampuan si terdidik baik
jasmani maupun rohani agar mampu berdiri sendirimemenuhi tugas nya sebagai
mahluk tuhan, makhluk individu dan makhluk sosial. Mendidik disini juga dalam
artian seluruh kegiatan, tindakan atau perbuatan dan sikap yang dilakukan oleh
pendidik sewaktu menghadapi atau mengasuh anak didik, atau dengan istilah lain
yaitu sikap atau tindakan menuntun, membimbing, memberikan pertolongan dari
seorang pendidik kepada anak didik untuk menuju ketujuan pendidikan.
2. Anak didik/peserta didik
Fungsinya ialah belajar diharapkan peserta
didik mengalami perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan dan sistim
pendidikan.
3. Tujuan dan prioritas
Fungsinya mengarahkan keguatan sistem. Hal ini
merupakan informasi tentang apa yang hendak dicapai oleh sistem pendidikan dan
urutan pelaksanaannya.
4. Manajemen atau pengelolaan
Fungsinya mengkordinasikan, mengarahkan dan
menilai sistem pendidikan komponen ini bersumber pada sistem nilai dan
cita-cita juga merupakan informasi tentang pola kepemimpinan dalam
sistempendidikan.
5. Struktur dan jadwal waktu
Fungsinya mengatur pembagian waktu dan
kegiatan.
6. Isi dan bahan pengajaran
Fungsinya untuk mengembangkan luas dan
dalamnya bahan pelajaran yang harus dikuasai peserta didik. Juga mengarahkan
dan mempolakan kegiatan-kegiatan dalam proses pendidikan.
7. Alat pendidikan/alat bantu belajar
Yaitu alat yang digunakan selama melaksanakan
pendidikan agar tujuan pendidikan tersebut lebih berhasil. Alat bantu belajar
fungsinya untuk memungkinkan terjadikan yang lebih menarik dan lebih
bervariasi.
8. Fasilitas
Fungsinya untuk tempat terselenggaranya proses
pendidikan.
9. Teknologi
Fungsinya memperlancar dan meningkatkan hasil
guna proses pendidikan. Yang dimaksud dengan teknologi ialah semua teknik yang
digunakan sehingga sistem pendidikan berjalan dengan efektif dan efisien.
10. Pengawasan mutu
Fungsinya membina peraturan-peraturan dan
standar pendidikan.
11. Penelitian
Fungsinya untuk memperbaiki dan ilmu
pengetahuan dan penampilan sistem pendidikan.
12. Biaya
Fungsinya melancarkan proses pendidikan dan
mengajar petunjuk tentang tingkat efisiensi sistem pendidikan.
Ilmu yang membicara kan sebagaimana tehnik
menyaji kan bahan pelajaran terhadap siswa/i agar tercapai suatu tujuan yang
telah ditetap kan secara epektif dan
epesien bila mana dikait kan dengan pengajaran agama islam yang harus di sampai
kan kepada siswa/i di sekolah atau madrasah.
Maka batas nya terletak pada metode atau tehnik apakah yang lebih cocok
diguna kan dalam menyampai kan materi agama tersebut,dan prinsip- prinsip pengajaran bagaimana kan yang seharus nya
diterapkan oleh seseorang guru dalam kegiatan belajar mengajar,hal tersebut
tentu berkaitan erat dengan metodik khusus dan umum disamping memperhati kan
prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam pengajaran agama secara umum, juga
paktor- paktor seperti :tingkatan sekolah karakteristik siswa/i, latar belakang
social dan pendidikan anakyang
perlu sangat di pertimbang kan .
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari penjelasan dalam makalah ini dapat kami beri kesimpulan bahwa
pengartian ilmu pendidika adalah uasaha yang sadar, teratur dan sistematis
didalam memberikan bimbingan atau bantuan kepada orang lain yang sedang
berproses menuju kedewasaan.
Adapun ruang lingkup ilmu pendidikan adalah Pendidik, Anak didik/peserta
didik, Tujuan dan prioritas, Manajemen atau pengelolaan, Struktur dan jadwal
waktu, Isi dan bahan pengajaran, Alat pendidikan/alat bantu belajar, Fasilitas,
Teknologi, Pengawasan mutu, Penelitian dan Biaya.
B. Kritik dan saran
Didalam penulisan makalah ini tentu kiranya banyak terdapat kesalahan,baik
dalam tata penulisan maupun pembahasan.untuk itu kami sangat mengharapkan
kritikan dan saran dari sahabat/sahabati yang sifatnya membangun untuk
penulisan makalah selanjutnya.
DAPTAR
PUSTAKA
****http: // arnimabruri.blogspot.com/2010.Pengertian dan ruang
lingkup Ilmu Pendidikan.
****Wahyudin Din, 2007, Pengantar Pendidikan, Jakarta,
Grafindo
****Maunah Binti. 2009. Ilmu pendidikan. Yogyakarta. Teras komplek Polri
Gowok

Tidak ada komentar:
Posting Komentar